Student Association of Food Science and Technology

Bermasyarakat dan Berprestasi bersama DPPI

Bermasyarakat dan Berprestasi bersama DPPI

IMG-20151123-WA0023Ari Fauzi Sabani merupakan Kadiv DPPI Himitepa periode 2014-2015. DPPI yaitu singkatan dari Divisi Peduli Pangan Indonesia, yang bergerak di bidang pengabdian masyarakat, atau sebagai Himitepa Social Responsibility. Secara umum proker DPPI terbagi atas Sahabat Desa, Sahabat Pedagang, Sahabat Sekolah, Food Alert, dan Kapangan.

Sahabat Desa memfasilitasi mahasiswa ITP untuk turun ke desa dan mengabdi pada masyarakat  melalui kegiatan pengolahan pangan. Sahabat Desa tahun ini merupakan rangkaian kegiatan dari PHBD atau Program Hibah Bina Desa. Berawal dari pengajuan proposal oleh DPPI kepada Rektorat IPB yang pada akhirnya disetujui DIKTI, PHBD terbentuk menjadi kegiatan besar dan berkelanjutan. Proker andalan DPPI ini bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani Desa Cikarawang terkait dalam pengolahan produk jambu kristal grade rendah menjadi sari buah bernilai tinggi. Tidak hanya dalam pembuatan, PHBD juga mengajarkan proses memasarkan produk hingga sampai ke konsumen.

Sahabat Sekolah merupakan program mengajar pada siswa SD. Hal-hal yang diajarkan berupa kebersihan dan kesehatan pangan, bagaimana cara mencuci tangan yang benar, tentang gizi makanan yang baik, dan masih banyak lagi. Sahabat Sekolah pada awalnya berfokus di daerah Bogor dan sekitarnya. Namun DPPI kembali memperoleh kesempatan besar. Mewakili Himitepa, DPPI berhasil merebut Juara 2 dan 3 dalam Health Agent Award, yaitu kompetisi yang dilaksanakan oleh Nutrifood. Program Sahabat Sekolah inilah yang diajukan dalam perlombaan tersebut, berupa program pembinaan ketahanan pangan pada siswa SD Palmerah dan SD Bekasi.IMG-20151123-WA0026

Sahabat Pedagang adalah inspeksi dagang di sekitar kampus terutama pedagang produk pangan. Hal yang diperhatikan ialah sanitasi, pengecekan sampel makanan, jenis pengawet yang digunakan beserta kadarnya dan masih banyak lagi. Pada akhirnya proker Sahabat Pedagang ini mengadakan penyuluhan dan seminar dalam rangka memberikan edukasi pengolahan pangan. Sahabat Pedagang juga dijadikan sebagai perpanjangan tangan Pedagang dengan Rektorat IPB, dimana para pedagang bisa menyampaikan saran dan keluhannya melalui wawancara yang terjadi. Hasil inspeksi kemudian dilaporkan dan dikonsultasikan dengan Rektorat IPB bagian Direktorat Pengembangan Bisnis.

Food Alert memberikan info terbaru terkait tentang pangan melalui social media dan poster dalam memberikan edukasi kepada seluruh warga IPB. Sedangkan Kapangan merupakan eksekutor program DPPI. Kapangan akan diberikan pelatihan dan sharing ilmu, agar mereka bisa berkomunikasi dengan baik dan memberikan edukasi yang tepat pada masyarakat secara langsung.

Secara umum proker DPPI tahun ini berjalan dengan baik dan bersinergis. Namun beberapa hambatan internal seringkali dihadapi Ari dan DPPI. Proker DPPI sendiri membutuhkan ketekunan dan keberlanjutan masyarakat yang tidak sering menyita waktu anggotanya. Ditambah lagi Food Alert yang kurang efektif karena kurangnya sumberdaya. Ari berharap banyak pada DPPI generasi selanjutnya untuk melanjutkan proker yang telah dirilis olehnya, dan semoga bisa meraih prestasi lebih lagi.  Ia juga berpesan jadikan momen DPPI untuk belajar secara menyenangkan bersama keluarga baru di Himitepa.

IMG-20151123-WA0022DPPI dan Mandjarica, produk Program Hibah Bina Desa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *