Student Association of Food Science and Technology

Bubur Instan

Bubur Instan

Bubur Instan

Hallo semua…
Bubur instan, hayo siapa yang tidak tahu? Kalau ditanya seperti itu, saya yakin teman-teman sudah pernah mendengarnya, betul kan? Nah, bubur instan merupakan bubur siap santap dengan cara diseduh atau rehidrasi. Jenis makanan ini banyak disukai balita bahkan semua kalangan karena varian rasnya yang banyak dari mulai sayur, buah, dan juga daging. Cara menyajikannya pun praktis, bubuk bubur dikeluarkan dari kemasannya, lalu diseduh dengan air dan bubur siap dimakan. Sekarang kalau ditanya, kok bisa ya bubuk bubur setelah diseduh berubah bentuk menjadi kental dan bentuknya seperti bubur? Ada yang tahu alasannya? Penasaran?

Kalau begitu, izinkan saya menjelaskan ya. Kita mulai dari proses pembuatannya dulu yaa. Tahap awal ialah membuat adonan sesuai dengan formula. Misalnya bubur beras merah, berarti dibuatlah adonan yang terdiri dari tepungn beras merah, air, dan bahan lainnya, kemudian bahan bahan dicampur dan dipanaskan. Kemudian, tahap selanjutnya ialah pengeringan. Ada banyak alat pengeringan, namun salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengeringkan adonan yang liquid ialah drum dryer. Drum dryer merupakan alat yang terdiri dari silinder yang berputar yang disebut drum. Banyaknya drum ada yang satu ataupun dua buah. Bahan liquid tersebut akan kering, menempel pada dinding drum dan membentuk lapisan tipis. Lapisan tipis pada drum akan dipotong atau dikikis oleh pisau atau blade yang berada menempel di sisi atas drum. Cara mengeringkannya, yaitu adonan yang akan dikeringkan, dimasukkan ke dalam celah drum, lalu adonan akan mengering dan berubah menjadi lapisan tipis yang transparan yang teksturnya renyah atau biasa disebut flakes. Setelah semua adonan kering, tahap ketiga ialah pengecilan ukuran atau penggilingan. Alat yang dapat digunakan, salah satunya adalah alat yang bernama pin disc mill. Cara kerja pin disc mill ialah dengan menekan, merobek, dan memukul bahan sehingga bahan akan tergiling dan mengecil menjadi bentuk bubuk yang halus. Bahan yang sudah dikeringkan tadi, kemudian dimasukkan ke dalam alat melalui celah masuk dan dalam waktu yang relatif singkat, bahan akan keluar melaui celah keluar dan siap dikemas.

Sekian penjelasan dari saya. Jika ada kritik dan saran yang membangun, dengan senang hati saya menerimanya. Pesan dari saya, jangan pernah merasa cukup untuk menuntut ilmu, karena semakin banyak ilmu yang kita ketahui dan kita dapatkan, itu menandakan bahwa semakin sedikit ilmu yang kita miliki. Tetap semangat teman. Terimakasih

Screenshot_2016-01-07-17-02-01_1

by Farah F24130012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *