Student Association of Food Science and Technology

Entries Tagged as 'Food Alert'

[PRESS RELEASE]: World Food Day 2017

November 21st, 2017 · No Comments

cafe_0

PRESS RELEASE : WORLD FOOD DAY

World Food Day 2017 merupakan salah satu program kerja Divisi Peduli Pangan Indonesia Himitepa IPB 2016/2017 yang diselenggarakan pada 11-30 September 2017, yaitu Survey Food Waste dan Lomba Poster dan Fotografi ; serta 15 Oktober 2017, yaitu Pawai Teatrikal dan Food Campaign di Car Free Day Bogor. Dengan mengangkat tema “Food Waste / Sisa Makanan”. World Food Day adalah perayaan setiap tahun untuk memperingati hari pangan sedunia pada tanggal 16 Oktober 2017. Rangkaian acara diawali dengan Survey Foodwaste di 12 kantin IPB. Pawai Teatrikal dan Food Campaign yang dilaksanakan di Car Free Day Bogor pada hari minggu, 15 Oktober 2017 dari start Car Free Day sampai finish di taman air mancur.
————-
Salam,
Divisi Peduli Pangan Indonesia
HIMITEPA, WE CARE!

Line@ : @ybi2009s
Instagram : himitepaipb
www.himitepa.lk.ipb.ac.id

Tags: Food Alert

FOOD ALERT : BAJIGUR

August 13th, 2017 · 2 Comments

Minuman Bajigur ini berasal dari Priangan, Jawa Barat. Konon, asal mula dari para petani yang suka menyeduh gula aren dengan air hangat sebelum pergi bertani, sampai kemudian dikombinasikan dengan air kelapa dan beberapa komposisi lainnya sehingga disebut dengan Bajigur. Minuman ini umumnya disajikan dengan beberapa makanan lain, yaitu pisang rebus, kacang rebus, dan ubi rebus.

Selain itu, bajigur sangat dikenal dengan minuman yang hangat karen penyajiannya menggunakan air panas dan akan memberikan efek hangat setelah di perut loh. Saat ini, sudah banyak bajigur instan yang dapat diseduh dimana saja agar tidak repot-repot dalam penyajiannya. Bahan-bahan yang terkandung pada bajigur, antara lain santan kelana, gula aren, kopi, gula pasir, dan daun pandan.

Setelah mengenal sedikit tentang bajigur, kenali juga khasiatnya antara lain dapat menghangatkan tubuh dan juga mencegah mual.

myhome_11

Sumber :

http://www.resepumami.com/resep-membuat-bajigur-gurih-dan-hangat/

http://agendistributorbajigurbandrekhanjuang.blogspot.co.id/2015/10/manfaat-khasiat-minum-bandrek-bajigur.html
—————-
#FoodAlert
Salam,
Biro Komunikasi dan Informasi
HIMITEPA, WE CARE!

Line@ : @ybi2009s
Instagram : himitepaipb
www.himitepa.lk.ipb.ac.id

Tags: Food Alert · kominfo

FOOD ALERT : KLEPON

August 13th, 2017 · No Comments

Klepon adalah makanan tradisional Indonesia terbuat dari tepung beras ketan dan gula jawa dibalut dengan kelapa parut yang populer di ranah Jawa. Warna hijaunya yang khas merupakan hasil campuran adonan dengan pasta dari daun suji atau daun pandan, yang juga menghidupkan aroma dari klepon. Klepon sendiri terkenal di luar negeri seperti Malaysia dan Singapura, bahkan sampai Belanda! Umumnya, klepon dijual sebagai camilan atau street foods. Sifat kenyal klepon membuatnya kerap dibandingkan dengan mochi.

Kenyalnya klepon disebabkan kemampuan gelatinisasi dari tepung. Tepung yang mengandung pati dapat membentuk gel karena adanya amilosa dan amilopektin yang dapat mengikat air dan membentuk matriks kenyal. Kandungan amilopektin tepung ketan yang tinggi membentuk gel lebih baik karena kemampuan amilopektin menyerap air lebih baik daripada amilosa (Fennema 1996). Ketika dikukus, adonan dari klepon akan menjadi kompak tanpa kehilangan kekenyalannya. Selain itu, daun suji sendiri memiliki kemampuan untuk meningkatkan status antioksidatif tubuh (Prangdimurti et al. 2006). Daun suji memiliki komponen antioksidan lain yang dapat mencegah rusaknya klorofil suji. Dengan kombinasi antara komponen dan pengolahan yang baik, klepon dapat menjadi cemilan manis yang menyehatkan.

myhome_10

Sumber:

Fennema OR. 1996. Food Chemistry 4th ed. Boca Raton (US): CRC Pr.

Prangdimurti E, Muchtadi D, Astawan M, Zakaria FR. Aktivitas antioksidan ekstrak daun suji (Plomele angustifolia NE Brown). Jurnal. Teknol. dan Industri Pangan. 27(2): 79-86.

 

#FoodAlert
Salam,
Biro Komunikasi dan Informasi
HIMITEPA, WE CARE!

Line@ : @ybi2009s
Instagram : himitepaipb
www.himitepa.lk.ipb.ac.id

Tags: Food Alert · kominfo

FOOD ALERT : KOLAK PISANG

August 13th, 2017 · No Comments

Kolak Pisang
Manisnya kolak seringkali dihubungkan dengan buka puasa, tahukah kalian asal usulnya?

Kolak yang berasal dari kata Khalik, yang artinya Sang Pencipta Langit dan Bumi, diartikan mendekatkan diri kepada Sang Kuasa, Allah SWT. Kolak dengan citarasa manisnya kerap digunakan sebagai media untuk menyebarkan ajaran agama Islam.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kolak seperti pisang dan ubi, ternyata menyimpan makna dan memiliki pengaruh dalam penyebaran Islam kala itu. Pisang kepok yang kemudian diplesetkan menjadi “kapok” memiliki makna agar yang memakan bisa “kapok” dan bertaubat untuk kembali ke jalan yang benar. Kolak berbahan dasar utama santan, gula aren, dan pisang. Saat ini kolak sering divariasikan dengan penambahan bahan lain seperti ubi, singkong, kolang-kaling, apel dan lain-lain.

Kolak pisang memiliki manfaat yang beragam yaitu:

Mengandung Banyak Gizi, seperti kalsium, lemak, kalium mineral, vitamin, karbohidrat, serta protein. Kolak pisang juga bermanfaat untuk :

• Menurunkan Tekanan Darah

• Baik untuk ibu hamil

• Bagus untuk pencernaan

• Baik Untuk Penderita Anemia

• Mencegah sembelit

myhome_8

 

Sumber :

https://www.dream.co.id/culinary/mengenal-asal-usul-kolak-sebagai-menu-berbuka-puasa-140701f.html

http://phetroexs.blogspot.co.id/2009/07/pisang-alternatif-penyembuh-penyakit.html

http://www.alodokter.com/komunitas/topic/pisang-apa-yg-baik-dikonsumsi-bagi-asam-lambung

http://passionmagz.com/read/title/Manfaat+Kolak+Pisang+Yang+Belum+Diketahui

—————-

#FoodAlert

Salam,

Biro Komunikasi dan Informasi

HIMITEPA, WE CARE!

 

Line@ : @ybi2009s

Instagram : himitepaipb

www.himitepa.lk.ipb.ac.id

Tags: Food Alert · kominfo

FOOD ALERT :MINUMAN TEH

August 13th, 2017 · No Comments

Hello!

Kami dari tim Food Alert akan membahas salah satu produk yang tidak jauh dari keseharian kita, yaitu minuman teh. Penasaran kan apa aja sih jenis-jenis teh yang ada di dunia? Yuk, kita simak!

Minuman teh dihasilkan dari proses pengolahan pucuk daun tanaman Camellia sinensis varian sinensis untuk teh hijau atau assamica untuk teh hitam. Klasifikasi teh berdasarkan proses fermentasinya menghasilkan 3 jenis teh, yaitu non-fermented tea (green tea, yellow tea, dan white tea), semi-fermented tea (oolong tea), dan fermented tea (black tea). Fermentasi teh melibatkan proses hidrolisis dan oksidasi daun teh oleh enzim (oksimatis atau oksidasi enzimatis) dari daun teh itu sendiri.
Teh hijau memiliki ciri khas pada proses pembuatannya yang melalui inaktivasi enzim polifenol oksidase agar senyawa polifenol dalam daun teh tidak terfermentasi. Selain itu, teh putih memiliki ciri khas pada bahan bakunya yang hanya menggunakan pucuk daun teh (silver needle) dan dua daun dibawah pucuknya (white poeny). Teh oolong memiliki ciri khas pada proses penggulungan yang dilakukan agar senyawa polifenol dalam daun teh teroksidasi sebagian (semi-oksimatis). Teh hitam, yang diproduksi dengan reaksi oksimatis penuh, merupakan komoditas teh yang diproduksi paling banyak di dunia. Teh hitam dibedakan menjadi 2 jenis berdasarkan proses produksinya, yaitu teh hitam ortodoks dan crushing-tearling-curling (CTC) tea. Teh hitam ortodoks melalui proses pelayuan daun teh selama 14-18 jam kemudian penggilingan dan reaksi oksimatis selama 1 jam. CTC tea hanya memerlukan pelayuan selama 8-11 jam kemudian penggilingan yang sangat kuat untuk mengeluarkan cairan dari daun teh.

 

Apa sih senyawa polifenol itu?
Senyawa polifenol merupakan senyawa kimia yang banyak ditemukan pada tumbuhan, terutama teh. Senyawa ini mempunyai peran sebagai antioksidan bagi tubuh.

Pengolahan pascapanen teh secara umum meliputi proses pengangkutan, pelayuan, penggilingan , pengayakan, fermentasi, pengeringan, dan sortasi kering. Kita bahas yuk satu-satu!

1. Proses pelayuan bertujuan mengurangi kadar air daun teh hingga tingkat pelayuan tertentu sehingga membentuk daun teh dengan tekstur yang lebih lemas sehingga tidak pecah saat penggilingan.

2. Proses penggilingan daun teh dial kulak dalam 3-4 tahap disertai pengayakan disetiap akhir tahapan penggilingan. Hal ini bertujuan memicu pemecahan dinding sel di daun teh sehingga cairan sel bercampur dengan udara dan enzim. Selain itu, untuk memperkecil ukuran daun, serta membuatnya berbentuk keriting.

3. Proses pengayakan bertujuan memperoleh ukuran daun teh yang seragam dan memisahkan dari daun teh yang memiliki ukuran yang berbeda. Keseragaman ukuran ini sangat berpengaruh dalam proses fermentasi untuk mendapatkan hasil fermentasi dan pengeringan sempurna.

4. Proses fermentasi pada teh terjadi melalui perubahan senyawa polifenol menjadi thearubigin dan theaflavin yang menentukan karakter dan warna teh olahan.

5. Proses pengeringan yaitu melalui penghembusan udara panas pada teh yang telah difermentasi, menghasilkan bubuk teh yang kering.

6. Sortasi kering bertujuan memisahkan teh bubuk dari kontaminan dan menseleksi bubuk teh berdasarkan karakteristiknya.

Yeay! Itulah beberapa tahap pengolahan teh yang umum dilakukan. Semoga dapat menambah wawasan kamu ya! Minggu depan kami akan kembali dengan membahas manfaat teh untuk tubuh. So, stay tune!

Meminum teh tentunya dapat memberikan rasa segar, memulihkan kesehatan, dan juga terbukti tidak menimbulkan dampak negatif bagi tubuh. Teh mengandung banyak komposisi kimia yang terbagi menjadi 4 kelompok besar, yaitu golongan fenol, golongan bukan fenol, golongan aromatis, dan enzim.
Golongan Fenol pada teh terbagi menjadi dua, antara lain katekin dan flavanol. Katekin merupakan senyawa paling penting dalam daun teh karena gugus fenoliknya bersifat antioksidan. Katekin juga disebut sebagai senyawa polifenol karena senyawa ini memiliki 2 gugus fenol dan 1 gugus hidropiran. Selain sebagai antioksidan, senyawa katekin juga berperan dalam mempengaruhi rasa, warna, dan aroma teh. Pada fermentasi teh hitam, sebagian katekin terurai menjadi tehflavin yang memberi warna kuning, dan sebagian lagi menjadi senyawa teh rubigin yang memberi warna merah kecoklatan. Teh yang melalui proses panjang seperti teh hitam akan memiliki antioksidan yang lebih rendah karena menurunnya kandungan katekin yang dapat menyebabkan cita rasa yang berbeda pula. Flavanol juga merupakan salah satu senyawa antioksidan alami pada tanaman pangan. Flavanol kurang disebut sebagai penentu kulitas teh, namun diketahui dapat menguatkan dinding pembuluh kapiler darah dan juga memacu pengumpulan vitamin C. Golongan non fenol yang terkandung meliputi karbohidrat, pektin, asam amino, klorofil dan zat warna lain, asam organik, resin, vitamin, dan mineral.

 

myhome_3 cafe_1 cafe

 

Sumber :

Rohdiana D. 2015. Teh: proses, karakteristik, dan komponen fungsionalnya. Food Review Indonesia. 10(8):34-37.
Li X, Zhu X. 2016. Tea: types, production, and trade. Encyclopedia of Food and Health. Vol 5: 279-282.
Towaha J dan Balittri. 2013. Kandungan senyawa kimia pada daun teh (Camellia sinensis). Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. 19(3):12-16.

http://web.ipb.ac.id/~usmanahmad/Pengolahanteh.html

 

#FoodAlert
Salam,
Biro Komunikasi dan Informasi
HIMITEPA, WE CARE!

Line@ : @ybi2009s
Instagram : himitepaipb
www.himitepa.lk.ipb.ac.id

Tags: Food Alert · kominfo