Category: Profesionals (page 1 of 3)

Himitepa On Carrier

FOOD PRODUCT DEVELOPMENT COMPETITION 2017

Calling all food enthusiasts!

HIMITEPA IPB enthusiastically presents,
Food Product Development Competition (FPDC) 2017 in collaboration with SEAFAST International Seminar
that will be held on November this year!

Things you need to know dear enthusiasts,
This competition is at the national level and uses English as the basic language,
Prepare your incredible innovation,
Spread your kindness through your indigenous mind!

“Liven up your indigenous soul through fusing your indigenous recipe!”

myhome_17

—————-
Regards,
HIMITEPA, WE CARE!

Line@ : @jzg3593y
Instagram : fpdcsf2017
CP : Rahmat (085774415126)
www.himitepa.lk.ipb.ac.id

[PRESS RELEASE] Industrial Visit 2017

Telah dilaksanakan I-Visit sebanyak 2 kali. I-Visit pertama dilaksanakan pada hari Selasa (28/03/17) ke PT Yakult yang berlokasi di Kawasan Industri Indolakto, Desa Pesawahan, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan diawali penyambutan peserta dari pihak PT Yakult, dilanjutkan factory tour, presentasi dari pihak PT Yakult, tanya jawab, kemudian pemberian kesan dan pesan dari Taufik Rizalah sebagai ketua HIMITEPA 2016/2017, penyerahan plakat dari HIMITEPA ke pihak PT yakult, dan
ditutup dengan foto bersama.
I-Visit kedua dilaksanakan pada Sabtu (1/4/17) ke PT Nippon Indosari yang berlokasi di Kawasan Industri MM2100, Jl. Selayar Blok A9, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan penyambutan peserta oleh pihak PT Nippon Indosari, dilanjutkan factory tour, tanya jawab, presentasi dari pihak PT Nippon Indosari, kemudian pemberian kesan dan pesan dari Taufik Rizalah sebagai ketua HIMITEPA 2016/2017, dan ditutup dengan penyerahan plakat dari
HIMITEPA ke pihak PT Nippon Indosari sekaligus foto bersama.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja divisi profesi HIMITEPA yang bertujuan mengenalkan praktik kerja industri secara langsung kepada mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan angkatan 51, 52, dan 53.

press release ivisit

World Food Day 2016

WORLD FOOD DAY 2016

1478533854972

Kolaborasi dengan HIMITEPA IPB (Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan) IPB, Sistem Jaminan Mutu Pangan (SJMP) Diploma IPB, HMPPI IPB, Universitas Juanda dan Cargill melaksanakan peringatan hari pangan pada tanggal 16 oktober 2016. Acara dilaksanakan di Car free Day (CFD) Jl. Jendral Sudriman Bogor. Acara dimulai pada pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB.

Dengan mengangkat tema THE HIDDEN STORY OF INDONESIA COFFEE AND TEA, acara ini bertujuan untuk mengajak warga agar semakin peduli terhadap iklim yang berubah yang akan mempengaruhi terhadap komuditas pangan dunia. Salah satunya adalah kopi dan teh. Kopi dan teh merupakan komuditas yang unggul dari Indonesia. Kopi dan teh menyumbang devisa cukup tinggi kepada Indonesai. Selain itu banyak tersimpan sejarah dari kopi dan teh dari Indonesia. Dengan perubahan iklim yang terjadi, dua komuditas ini pun terancam.

Acara dimulai dengan konvoi sepanjang jalan Jendral Sudirman dengan membagikan brosur, stiker dan kupon pembagian telur gratis bagi warga. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembagian kopi dan teh sebanyak 1500 cup, bakso ikan 20 kg siap makan dan udang tepung 20 kg siap makan secara gratis. Selain itu juga dilakukan pembagian telur 1200 butir (300 pack) dengan kupon yang sudah dibagikan.

Selain acara pada pada hari minggu tanggal 16 Oktober 2016, dilaksanakan acara-acara pre-event. Yaitu pembukaan stan di kantin sapta IPB dan lomba fotografi. Pengumpulan karya fotografi dilaksanakan pada tanggal 13 september 2016 sampai 12 Oktober 2016. Hasil lomba fotografi didapatkan tiga pemenang yaitu juara 1 Nico Muhammad Iqbal (IPB), juara 2 Khaerun nisa (IPB) dan juara 3 Nisrina Dhia F (UI).

[PRESS RELEASE] WORKSHOP DSDC 2016

PRESS RELEASE WORKSHOP DSDC 2016

1476748752869

Sabtu (15/10) telah dilaksanakan kegiatan Workshop DSDC bertempat di Ruang Kuliah B 102/103 pukul 09.10 – 11.15 WIB. Kegiatan ini dibawakan oleh Farras Muhana dan Anissa Angga Apriliani, mahasiswa ITP 51. Acara ini dihadiri oleh tiga pembicara yaitu Dr. Ir. Feri Kusnandar, M.Sc. selaku dosen departemen Ilmu dan Teknologi Pangan serta Cynthia Andriani dan Michael Liong selaku alumni ITP yang pernah mengikuti final DSDC. Acara Workshop DSDC ini merupakan salah satu program kerja Divisi Profesi HIMITEPA.

Acara dimulai pukul 09.10 dan diawali dengan pembukaan acara oleh MC yaitu Farras Muhana (ITP 51) dan Anissa Angga Apriliani (ITP 51). Kedua MC memulai acara dengan perkenalan diri dan mengenalkan jargon untuk acara ini yaitu “Let’s go to Las Vegas!”. MC menyampaikan penjelasan singkat mengenai acara Workshop DSDC. Acara dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua pelaksana yaitu Hafsah Safira Fatihati, dilanjutkan oleh sambutan ketua HIMITEPA yaitu Fadhil Bayu Pratama dan sambutan oleh Dr. Ir. Feri Kusnandar, M.Sc selaku dosen dari departemen Ilmu dan Teknologi Pangan. MC kembali membangkitkan semangat peserta dengan jargon workshop DSDC.1476748779901

Dalam acara ini, dibagi menjadi dua sesi talkshow. Sesi pertama merupakan penjelasan secara umum mengenai perlombaan DSDC, teknis mengikuti lomba, dan aturan yang berlaku untuk perlombaan tersebut oleh Pak Feri selaku dosen departemen Ilmu dan Teknologi Pangan. Sesi ini dimoderatori oleh Vionabela Bunga Nareswari (ITP 51). Dalam sesi ini Pak Feri membawakan materi “Pembekalan Mengikuti Kompetisi DSDC IFTSA 2017”. Menurut Pak Feri, hal yang harus dipersiapkan oleh mahasiswa ITP yang berencana untuk mengikuti kompetisi ini antara lain mencari rekan tim yang memiliki teamwork yang baik dan diutamakan memiliki skil bahasa Inggris yang bagus, mencari ide yang out of the box, dan membaca guideline dengan teliti. Akan lebih baik lagi apabila kombinasi angkatan anggota dalam satu tim agar ada regenerasi dan biasanya mahasiwa yang sudah melakukan Praktikum Terpadu lebih mengerti mengenai hal-hal seperti marketing maupun pemrosesannya. Selain itu Pak Feri juga menyampaikan bahwa para mahasiswa ITP yang berkeinginan mengikuti lomba ini agar memanfaatkan pengalaman yang sudah didapat oleh Kak Michael Liong dan Kak Cynthia. Setelah penjelasan dari Pak Feri, dibuka sesi tanya jawab dengan peserta workshop. Sesi pertama diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada Pak Feri. 

Sesi kedua merupakan ajang sharing alumni finalis DSDC. Pada sesi ini diisi oleh dua alumni Ilmu dan Teknologi Pangan angkatan 48 yang juga finalis DSDC pada tahun 2015 yaitu Michael Liong dan Chintya Andriani. Moderator pada sesi ini adalah Mahardhika Adi Nugraha (ITP 51). Materi pertama disampaikan oleh Kak Cynthia. Dalam kesempatan ini, Kak Cynthia banyak berbagi pengalaman selama mengikuti kegiatan kompetisi tersebut, mulai dari proses pemilihan tema, prosedur yang harus dilalui selama kompetisi, dan hasil yang didapatkan dari kompetisi tersebut. Menurutnya, ide dapat diperoleh dari kata-kata kunci yang berhubungan dari tema yang ditentukan. Misalnya dengan tema yang telah ditentukan tahun ini, dapat diambil salah satu kata kuncinya yaitu “by product”. Materi kedua dibawakan oleh Michael Liong, yang merupakan rekan satu tim Kak Cynthia ketika lolos final DSDC di Las Vegas. Kak Michael lebih membahas mengenai struktur penulisan paper itu sendiri. Karena menurutnya format penulisan paper harus benar dan sesuai dengan format yang tertera pada guideline. Penting bagi setiap mahasiswa yang tertarik mengikuti kompetisi ini untuk membaca guideline dengan cermat. Karena kompetisi DSDC ini merupakan kompetisi taraf Internasional, maka Kak Michael menekankan agar paling tidak dalam satu tim terdapat satu orang yang menguasai bahasa Inggris dengan sangat baik yang tentunya akan berguna apabila tim tersebut lolos ke Annual IFT Meeting. Setelah materi dari Kak Michael selesai, dilakukan sesi tanya jawab dengan peserta. Sesi kedua diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada kedua pembicara. Acara ini diakhiri dengan hiburan dari Adistiya Ika dan M. Iqbal Fanani. Pukul 11.15 acara ditutup oleh MC dengan jargon Workshop DSDC.

1476748756373

[PRESS RELEASE IRTP 2016]

Screenshot_2016-05-23-10-55-07_1

Sabtu (21/05) telah dilaksanakan acara ITP Road To PIMNAS yang bertemakan “Boost Your Idea For Better Impression”. Acara ini dimulai pada pukul 08.25-11.50 yang bertempat di Ruang Kuliah H101 dan dihadiri oleh empat pembicara yaitu Dr. Nugraha Edi Suyatma, STP, DEA selaku dosen dari departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Dr. Bambang Riyanto SPi, MSi selaku dosen dari departemen Teknologi Hasil Perairan, Ir. Tjahja Muhandri, MT selaku dosen dari departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, dan Dimas Ramdhani selaku direktur dari UKM Forces IPB. Acara ITP Road To PIMNAS ini diinisiasi oleh Divisi Profesi HIMITEPA. 

Acara ini dimulai pada pukul 08.25 dan diawali dengan pembukaan acara yang dipandu oleh dua MC yaitu Priliani Madina (ITP 51) dan Fajar Sulthan (ITP 51). Kedua MC lalu memulai acara dengan pembacaan doa kemudian perkenalan diri. MC menyampaikan penjelasan singkat mengenai acara ITP Road To PIMNAS dan menyampaikan jargon IRTP 2016 yaitu ‘Boost Your Idea For Better Impression!’. Kemudian sambutan disampaikan oleh ketua pelaksana IRTP yaitu Saiful Pratama, ketua HIMITEPA yaitu Fadhil Bayu Pratama, dan Pak Nugraha (menggantikan Pak Feri sebagai Ketua Departemen ITP yang berhalangan hadir). Setelah sambutan, MC kembali meningkatkan semangat peserta dengan jargon IRTP sebelum acara selanjutnya yaitu talkshow sesi pertama.

Talkshow sesi pertama ini bertemakan ‘Kiat Sukses Lolos PKM’. Materi talkshow ini disampaikan oleh dua pembicara yaitu Dr. Nugraha Edi Suyatma, STP, DEA dan Dr. Bambang Riyanto SPi, MSi. Sesi pertama ini dipimpin oleh moderator yaitu Danny Maulana (ITP 51). Materi pertama disampaikan oleh Pak Nugraha membahas tentang penjelasan jenis-jenis PKM, profil hasil seleksi proposal PKM dari dikti, penjelasan pengembangan ide-ide PKM, dan tips-tips dalam memulai PKM. Pak Nugraha menyampaikan bahwa terdapat tiga kata kunci dalam mengembangkan PKM yaitu kualitas ilmiah dan inovasi, kontribusi kepada masyarakat, dan kerjasama. Proposal PKM yang diajukan di departemen tidak hanya harus banyak jumlahnya tetapi juga memiliki kualitas yang baik agar dapat lolos di PIMNAS. Materi kedua disampaikan oleh Pak Bambang membahas tentang meningkatkan kreativitas mahasiswa di bidang akademik. Pak Bambang menyampaikan kriteria PKM yang kreatif dilihati dari judulnya dan jelas tujuan dari PKM tersebut. Mahasiswa juga diharapkan untuk selalu berpikir kritis agar dapat bermanfaat bagi masyarakat dan negara. Mahasiswa harus mencari permasalahan dan solusi kreatif yang berbeda sehingga dapat dituangkan melalui tulisan dan diaplikasikan. Sesi pertama ini kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pertanyaan pertama disampaikan oleh Ruth dari ITP 52 yaitu tentang perbedaan jenis-jenis PKM dan apakah harus sesuai jurusan atau tidak. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Pak Bambang yang menjelaskan tentang tujuan dari jenis-jenis PKM tersebut dan dalam membuat PKM tidak harus selalu sesuai jurusan. Pertanyaan kedua disampaikan oleh Hanif dari ITP 52 tentang ide PKMnya yaitu alat untuk mendeteksi kualitas daging.

Sebelum masuk ke talkshow sesi 2, ditampilkan hiburan yang dibawakan oleh dua anggota vocal group Hexapella dengan membawakan 2 lagu. Kemudian talkshow sesi 2 dimulai pukul 10.25. Talkshow sesi 2 ini bertemakan “Wawasan dan Ide Aplikatif untuk PKM serta Prosedur Penulisan Proposal yang Tepat”. Materi pada talkhow ini disampaikan oleh Ir. Tjahja Muhandri, MT dan Dimas Ramdhani. Sesi kedua ini kembali dipimpin oleh Danny Maulana sebagai moderator. Materi pertama disampaikan oleh Pak Tjahja mengenai PKM Kewirausahaan. Beliau menyampaikan bahwa dalam pembuatan PKM-K harus memperhatikan sasaran dan gambaran usaha yang menjanjikan. Inovasi juga diperlukan agar dapat mengembangkan jenis produk dan cara pemasarannya. Hal yang harus diperhatikan dalam membuat PKM-K adalah pasar, bahan baku, dan teknologi. Inovasi produk harus diikuti dengan positioning, segmenting, dan targeting. Materi pertama ini diakhiri pada pukul 11.03. Materi kedua disampaikan oleh Dimas Ramdhani mengenai penulisan proposal PKM. Beliau menyampaikan bahwa PKM dapat bermula dari permasalahan yang ada di lingkungan sekitar. Kesalahan saat penulisan proposal PKM yang biasa terjadi adalah format yang tidak sesuai, kesalahan engkategorian PKM, dan baru mengupload proposal saat sudah mendekati deadline. Materi kedua ini ditutup dengan video keseruan kontingen IPB di ajang PIMNAS 2014 di Semarang. Sesi kedua ini lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab ini menampung 2 pertanyaan mengenai langkah yang harus diprioritaskan di PKM-K dan langkah awal membuat PKM. Kedua pertanyaan ini kemudian dijawab oleh Pak Tjahja. Sesi kedua ini kemudian ditutup oleh moderator pada pukul 11.45. Acara ini kemudian ditutup oleh MC dengan jargon IRTP pada pukul 11.50

Older posts