Student Association of Food Science and Technology

Malam Keramat 2015 Get Lost in Monochrome Party

Malam Keramat 2015 Get Lost in Monochrome Party

1447937739534

Mahasiswa ITP tentu sudah tidak asing lagi dengan Malam Keramat. Acara tahunan internal yang mempertemukan 4 angkatan ITP, dimana tahun ini angkatan 48, 49, 50 dan 51 bisa berkumpul bersama dalam canda dan tawa. Tidak hanya mahasiswanya, para dosen dan staf pun diundang dalam kesempatan yang berbahagia itu. Proker tahunan Himitepa ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Malam Keramat tahun ini bertepatan pada tanggal 13 November 2015 bertempat di Audit Toyib Hadiwijaya, pukul 19.00 acara tersebut resmi dibuka. Acara yang merupakan hasil dari jerih payah pihak panitia tahun ini, terbilang lebih sukses dibandingkan dengan Malam Keramat sebelumnya.

lale cutIa adalah Leonita, nama lengkapnya Leonita Maulidyanti, sebagai ketua pelaksana dari Malam Keramat 2015. Leonita dan panitia memilih tema monochrome untuk tahun ini, berdasarkan survey dan beberapa pertimbangan. Hasil survey terpilih 3 tema besar yaitu halloween, vintage, dan monochrome. Setelah diadakan survey dan voting kembali, keputusan tema yang diambil panitia tahun ini adalah monochrome. Tidak ada alasan khusus dari pemilihan tema monochrome, tetapi menurut pandangan Leonita, monochrome adalah tema yang simple dan berbeda dari tahun sebelumnya yang identik dengan karnaval, candy party, dan colorful. Selain itu, tema monochrome memudahkan peserta untuk mencari dresscode atau kostum, sehingga panitia berharap peserta yang datang lebih banyak dari tahun lalu.1447937737027

Leonita menegaskan Malam Keramat tahun ini berbeda sekali dengan tahun sebelumnya. Tahun ini bisa dikatakan sebagai Malam Keramat yang merealisasikan hasil evaluasi dari tahun lalu. “Tahun-tahun sebelumnya terlalu banyak kursi, jadi tahun ini lebih ke stand up party dengan kursi yang terbatas agar nggak kaku. Ada DJ sama dance floor, ada game angkatan tebak lagu, ada juga photobooth yang bisa langsung diprint” papar Leonita.

Jatuh bangun perjuangan dialami Leonita dan segenap panitia. Mulai dari kadiv maupun anggota yang kurang memiliki komitmen yang tinggi, sehingga kadang-kadang kabur, sampai masalah biaya yang seringkali menjadi momok tiap pelaksanaan acara. Hampir keseluruhan pendapatan panitia berasal dari danus, disamping dana BOPTN melalui proker Himitepa. Tahun ini kebutuhan dana lebih besar dari tahun sebelumnya, tetapi panitia dapat menutupi kekurangan dana dengan danus yang ekstra keras. Evaluasi kecil bagi tahun ini, panitia tidak bisa menerbangkan lampion karena ada miskom panitia dengan pihak audit.

1447937756126Bagi Leonita, Malam Keramat itu malam dimana empat angkatan dapat berkumpul, enjoy bersama, refreshing, tempat hiburan untuk melupakan sejenak mengenai tugas dan laporan. Bagi angkatan tingkat akhir bisa dijadikan sebagai momen-momen terakhir kebersamaan dan bagi angkatan baru untuk lebih mempererat lagi silaturahmi dengan kakak angkatannya. “Buat tahun depan, pokoknya harus lebih rame lagi, persiapannya lebih baik, panitianya harus lebih niat, dan explore lagi tema sekreatif mungkin. Semoga Malam Keramat bisa mempersatukan ITP dan mempererat ITP ke depan” pungkasnya.

 

 

Momen-Momen Kebersamaan

1447684274837

Angkatan 49

1447937750688

Angkatan 50

1447457844333

Angkatan 51

#ITP

#WeAreTheBest

#KompakYes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *