Student Association of Food Science and Technology

[PRESS RELEASE IRTP 2016]

[PRESS RELEASE IRTP 2016]

Screenshot_2016-05-23-10-55-07_1

Sabtu (21/05) telah dilaksanakan acara ITP Road To PIMNAS yang bertemakan “Boost Your Idea For Better Impression”. Acara ini dimulai pada pukul 08.25-11.50 yang bertempat di Ruang Kuliah H101 dan dihadiri oleh empat pembicara yaitu Dr. Nugraha Edi Suyatma, STP, DEA selaku dosen dari departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Dr. Bambang Riyanto SPi, MSi selaku dosen dari departemen Teknologi Hasil Perairan, Ir. Tjahja Muhandri, MT selaku dosen dari departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, dan Dimas Ramdhani selaku direktur dari UKM Forces IPB. Acara ITP Road To PIMNAS ini diinisiasi oleh Divisi Profesi HIMITEPA. 

Acara ini dimulai pada pukul 08.25 dan diawali dengan pembukaan acara yang dipandu oleh dua MC yaitu Priliani Madina (ITP 51) dan Fajar Sulthan (ITP 51). Kedua MC lalu memulai acara dengan pembacaan doa kemudian perkenalan diri. MC menyampaikan penjelasan singkat mengenai acara ITP Road To PIMNAS dan menyampaikan jargon IRTP 2016 yaitu ‘Boost Your Idea For Better Impression!’. Kemudian sambutan disampaikan oleh ketua pelaksana IRTP yaitu Saiful Pratama, ketua HIMITEPA yaitu Fadhil Bayu Pratama, dan Pak Nugraha (menggantikan Pak Feri sebagai Ketua Departemen ITP yang berhalangan hadir). Setelah sambutan, MC kembali meningkatkan semangat peserta dengan jargon IRTP sebelum acara selanjutnya yaitu talkshow sesi pertama.

Talkshow sesi pertama ini bertemakan ‘Kiat Sukses Lolos PKM’. Materi talkshow ini disampaikan oleh dua pembicara yaitu Dr. Nugraha Edi Suyatma, STP, DEA dan Dr. Bambang Riyanto SPi, MSi. Sesi pertama ini dipimpin oleh moderator yaitu Danny Maulana (ITP 51). Materi pertama disampaikan oleh Pak Nugraha membahas tentang penjelasan jenis-jenis PKM, profil hasil seleksi proposal PKM dari dikti, penjelasan pengembangan ide-ide PKM, dan tips-tips dalam memulai PKM. Pak Nugraha menyampaikan bahwa terdapat tiga kata kunci dalam mengembangkan PKM yaitu kualitas ilmiah dan inovasi, kontribusi kepada masyarakat, dan kerjasama. Proposal PKM yang diajukan di departemen tidak hanya harus banyak jumlahnya tetapi juga memiliki kualitas yang baik agar dapat lolos di PIMNAS. Materi kedua disampaikan oleh Pak Bambang membahas tentang meningkatkan kreativitas mahasiswa di bidang akademik. Pak Bambang menyampaikan kriteria PKM yang kreatif dilihati dari judulnya dan jelas tujuan dari PKM tersebut. Mahasiswa juga diharapkan untuk selalu berpikir kritis agar dapat bermanfaat bagi masyarakat dan negara. Mahasiswa harus mencari permasalahan dan solusi kreatif yang berbeda sehingga dapat dituangkan melalui tulisan dan diaplikasikan. Sesi pertama ini kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pertanyaan pertama disampaikan oleh Ruth dari ITP 52 yaitu tentang perbedaan jenis-jenis PKM dan apakah harus sesuai jurusan atau tidak. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Pak Bambang yang menjelaskan tentang tujuan dari jenis-jenis PKM tersebut dan dalam membuat PKM tidak harus selalu sesuai jurusan. Pertanyaan kedua disampaikan oleh Hanif dari ITP 52 tentang ide PKMnya yaitu alat untuk mendeteksi kualitas daging.

Sebelum masuk ke talkshow sesi 2, ditampilkan hiburan yang dibawakan oleh dua anggota vocal group Hexapella dengan membawakan 2 lagu. Kemudian talkshow sesi 2 dimulai pukul 10.25. Talkshow sesi 2 ini bertemakan “Wawasan dan Ide Aplikatif untuk PKM serta Prosedur Penulisan Proposal yang Tepat”. Materi pada talkhow ini disampaikan oleh Ir. Tjahja Muhandri, MT dan Dimas Ramdhani. Sesi kedua ini kembali dipimpin oleh Danny Maulana sebagai moderator. Materi pertama disampaikan oleh Pak Tjahja mengenai PKM Kewirausahaan. Beliau menyampaikan bahwa dalam pembuatan PKM-K harus memperhatikan sasaran dan gambaran usaha yang menjanjikan. Inovasi juga diperlukan agar dapat mengembangkan jenis produk dan cara pemasarannya. Hal yang harus diperhatikan dalam membuat PKM-K adalah pasar, bahan baku, dan teknologi. Inovasi produk harus diikuti dengan positioning, segmenting, dan targeting. Materi pertama ini diakhiri pada pukul 11.03. Materi kedua disampaikan oleh Dimas Ramdhani mengenai penulisan proposal PKM. Beliau menyampaikan bahwa PKM dapat bermula dari permasalahan yang ada di lingkungan sekitar. Kesalahan saat penulisan proposal PKM yang biasa terjadi adalah format yang tidak sesuai, kesalahan engkategorian PKM, dan baru mengupload proposal saat sudah mendekati deadline. Materi kedua ini ditutup dengan video keseruan kontingen IPB di ajang PIMNAS 2014 di Semarang. Sesi kedua ini lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab ini menampung 2 pertanyaan mengenai langkah yang harus diprioritaskan di PKM-K dan langkah awal membuat PKM. Kedua pertanyaan ini kemudian dijawab oleh Pak Tjahja. Sesi kedua ini kemudian ditutup oleh moderator pada pukul 11.45. Acara ini kemudian ditutup oleh MC dengan jargon IRTP pada pukul 11.50

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *